Showing posts with label psychology. Show all posts
Showing posts with label psychology. Show all posts

Saturday, May 12, 2012

Kisi - kisi UTS mata kuliah INVENTORI 14-05-2012



1.      Tata cara tes pauli yang baik?
Ø  Suhu jangan terlalu dingin maupun jangan terlalu panas
Ø  Tempat duduk jangan terlalu dempet
Ø  Tempat praktikum jauh dari tempat kebisingan
Ø  Pencahayaan jangan terlalu terang dan jangan terlalu gelap
Ø  Besar ruangan di sesuaikan oleh banyak peserta
Ø  Meja disesuaikan dengan besar kertas pauli

2.      Tanda dan warna pada tes pauli?
Ø  Pembetulan dengan tanda ± dan warna hijau
Ø  Kesalahan dengan tanda x dan warna merah
Ø  Apabila ada yang terlewat dengan tanda < dan warna biru
Ø  Apabila ada lajur yang terlewat dengan tanda | (garis panjang kebawah) dan warna merah
Ø  Jika dibenarkan dan hasilnya salah menggunakan 2 tanda ± warna hijau dan tanda x warna merah

3.      Apa yang di persiapkan oleh testee dan testeer pada saat tes pauli?
Ø  Testee : pulpen 4warna, penggaris pauli dan pensil
Ø  Testeer : stopwatch, lembar jawaban pauli buat penjelasan, spidol untuk menjelaskan sebelum tes pauli di mulai, foam pauli, contoh angka

4.      Apa yang dilakukan sebelum scoring tes?
Ø  Mengecek ∑ prestasi, kesalahan dan pembetulan
Ø  Mengecek lajur dan penjumlahan yang terlewat
Ø  Menghitung penyimpanan

Tuesday, March 13, 2012

Fenomena game online yang berdampak pada kesehatan mental

Game online adalah suatu permainan game yang dimainkan secara online. Dengan banyaknya game-game yang bermunculan membuat para penikmat game semakin bertambah dari usia muda sampai tua. Untuk ditahun 2012 saja banyak game yang sangat populer dimainkan oleh banyak orang seperti point blank, line of age, warcraft, dll. Dengan banyaknya game yang bermunculan semakin berdampak pada pemain game tersebut salah satu dari dampak bermain game yaitu Kecanduan jika dilakukan terus menerus akan berdampak fatal yaitu Kematian. Salah satu siaran berita mengabarkan didaerah jakarta disalah satu tempat warnet game oline ada seseorang yang mati dikarenakan bermain game online secara berlebihan, dikatakan bahwa orang tersebut bermain lebih dari 10jam.


4 dampak bermain game secara berlebihan:
- Kecanduan
kecanduan merupakan dampak yang selalu ada dipara pemain game online, mereka akan merasa kecanduan bermain dan terus bermain.
- Lupa waktu
lupa waktu yaitu faktor yang akan dirasakan oleh para gamers. Mereka akan lupa waktu karena asik bermain game.
- Malas belajar
malas belajar faktor yang ditimbulkan bagi gamers yang benar benar lupa dengan dunia pendidikan meraka terus bermain tiada berhenti dan timbul rasa malas belajar, untuk faktor ini mungkin butuh perhatian khusus untuk para orang tua yang memiliki anak remaja dikarenakan mereka yang selalu bermain dan tidak lepas dari layar komputer akan memberikan dampak tersendiri seperti halnya malas belajar, jadi faktor internal dari seorang ibu harus ada agar anak tersebut terlepas dari dunia game.
- Mata rusak
mata merupakan salah satu panca indra yang dimiliki oleh manusia yang berfungsi untuk melihat tapi bagaimana jika mata tersebut diguanakan untuk menatap kelayar monitor hingga berjam-jam, mata merupakan panca indra yang memiliki batas kemampuan namun jika dipakai secara berlebihan bisa membuat mata tersebut akan berkurang kinerja kerjanya atau mata akan menjadi lemah.

berikut ini adalah dampak negative bahaya game online bagi kesehatan fisik dan mental..:

1.Dapat menyebabkan cedera pada anggota tubuh manusia.jika sering terjadi maka menyebabkan REPETITIVE STRAIN INJURY (RSI) atau cedera fisik berulang-ulang
2.RSI yang sering terjadi bisa menyebabkan kecacatan / cacat fisik pada seseorang
3.Sinar biru pada layar monitor bisa menyebabkan kerusakan mata,yaitu mengikis lutein pada mata sehingga pandangan kabur degenerasi makula
4.Main game terlalu dekat dengan layar monitor komputer bisa menyebabkan mata minus rabun jauh atau miopi.tidak hanya dari game namun juga bisa menyerang pada saat menonton TV
5.Kilatan-kilatan cahaya dengan pola tertentu pada game bisa memicu epilepsi (ayan) pada penderita potensial
6.Dapat menyebabkan penyakit maag jika sering lupa makan rutin saat asyik bermain game online
7.Dapat menyebabkan stress jika mengalami kegagalan bermain game online maupun karena kurang waktu untuk berhubungan sosial

Tokoh yang berperan dalam kesehatan mental adalah Clifford Whittingham Beers (1876-1943). Beers pernah sakit mental dan dirawat selama dua tahun dalam beberapa rumah sakit jiwa. Ia mengalami sendiri betapa kejam dan kerasnya perlakuan serta cara penyembuhan atau pengobatan dalam asylum-asylum tersebut. Sering ia didera dengan pukulan-pukulan dan jotosan-jotosan, dan menerima hinaan-hinaan yang menyakitkan hati dari perawat-perawat yang kejam. Dan banyak lagi perlakuan-perlakuan kejam yang tidak berperi kemanusiaan dialaminya dalam rumah sakit jiwa tersebut. Setelah dirawat selama dua tahun, beruntung Beers bisa sembuh.

Di dalam bukunya ”A Mind That Found Itself”, Beers tidak hanya melontarkan tuduhan-tuduhan terhadap tindakan-tindakan kejam dan tidak berperi kemanusiaan dalam asylum-asylum tadi, tapi juga menyarankan program-program perbaikan yang definitif pada cara pemeliharaan dan cara penyembuhannya. Pengalaman pribadinya itu meyakinkan Beers bahwa penyakit mental itu dapat dicegah dan pada banyak peristiwa dapat disembuhkan pula. Oleh keyakinan ini ia kemudian menyusun satu program nasional, yang berisikan:

Perbaikan dalam metode pemeliharaan dan penyembuhan para penderita mental.
Kampanye memberikan informasi-informasi agar orang mau bersikap lebih inteligen dan lebih human atau berperikemanusiaan terhadap para penderita penyakit emosi dan mental.
Memperbanyak riset untuk menyelidiki sebab-musabab timbulnya penyakit mental dan mengembangkan terapi penyembuhannya.
Memperbesar usaha-usaha edukatif dan penerangan guna mencegah timbulnya penyakit mental dan gangguan-gangguan emosi.

dan teori yang berperan dalam kesehatan mental menurut Clifford Whittingham Beers yaitu
Mempelajari kesehatan pada berbagai ilmu itu pada prinsipnya bertujuan sebagai berikut:

Memahami makna kesehatan mental dan faktor-faktor penyebabnya.
Memahami pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam penanganan kesehatan mental.
Memiliki kemampuan dasar dalam usaha peningkatan dan pencegahan kesehatan mental masayarakat.
Meningkatkan kesehatan mental masyarakat dan mengurangi timbulnya gangguan mental masyarakat.

Motivasi adalah keadaan psikologis yang merangsang dan memberi arah terhadap aktivitas manusia. Dialah kekuatan yang menggerakkan dan mendorong aktivitas seseorang. Motivasi dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu motivasi primer (biologis) yang mempunyai kaitan dengan dengan proses organik atau yang timbul dari kekurangan atau kelebihan pada sesuatu yang berkaitan dengan struktur organik manusia. Kedua, motivasi sekunder (psikologi) yang jelas tidak ada kaitannya dengan organ-organ manusia.

Pertarungan psikologis adalah terdedahnya (tercegahnya) seseorang kepada kekuatan-kekuatan yang sama besarnya yang mendorongnya kepada berbagai hal dimana ia tidak sanggup memilih salah satu hal tersebut.

Dengan adanya teori bisa membuat keadaan psikologis yang merangsang dan memberi arah terhadap aktivitas manusia, sebenarnya kecanduan yang terjadi pada gamers bisa berhenti dengan adanya motivasi yang timbul pada dirinya yang membuat dia tidak lagi kecanduan.

sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6396392
http://miftah19.wordpress.com/2010/02/09/kesehatan-mental-part-1/

Sunday, March 11, 2012

pengaruh menopause pada kesehatan mental

Pengaruh menopause pada kesehatan mental
Menopause buat para wanita mungkin sudah banyak yang tau, menopause adalah salah satu fase yang harus dilewati oleh banayk wanita diusia lanjut nanti. Menopause biasa terjadi pada wanita di usia sekitar 40 tahun, terjadinya siklus haid yang tidak teratur atau sering disebut menopause terjadi penurunan fungsi ovarium dimana hormone prestogen sudah sangat berkurang tetapi masih ada sedikit hormone estrogen yang sering kali menyebabkan ketidakseimbangan hormonal.
Dari salah satu sumber yaitu kutipan dari rumah sakit mitra kemayoran mengatakan bahwa keluhan klimaterik pada wanita usia antara 45 – 54 tahun sebagai berikut

-Mudah tersinggung, merasa takut,gelisah dan lekas marah 90%
-Gejolak panah(hot flushes) 70%
-Depresi 70%
-Sakit kepala 70%
-Cepat lelah,sulit berkonsentrasi,mudah lupa,dan kurang tenaga 65%
-Berat badan bertambah 60%
-Nyeri tulang dan otot 50%
-Gangguan tidur 50%
-Nyeri tulang dan otot 50%
-Obstipasi 40%
-Jantung berdebar – debar 40%
-Gangguan libido 30%
-Kesemutan 25%
-Berkunang-kunang 20%



Pada menopause biasa terjadi perubahan mood (mood swings) biasa membuat seseorang perempuan mudah merasa sedih atau apapun itu tergantung mood perempuan itu.
berikut tips bagaimana mengelola perubahan mood karena menopause:
1. Perubahan mood bisa menjadi hal yang sulit untuk dihadapi tidak hanya oleh seorang perempuan yang memasuki masa menopause, tapi juga keluarga dan semua orang di sekitarnya. Semua orang ini terlibat dan berada di roller coaster emosional dengannya.
Seperti diketahui, perubahan mood yang drastis disebabkan oleh fluktuasi hormon, sehingga mungkin diperlukan hormon pengganti.
Selain itu, perempuan yang mengalami menopause bisa mengatasi hal ini dengan melakukan perubahan gaya hidup.
2. Melakukan perubahan gaya hidup merupakan metode yang bagus. Perubahan gaya hidup dapat membuat perubahan mood agar lebih mudah dikelola.
Selain melakukan perubahan gaya hidup, melakukan olahraga secara rutin juga dapat membantu mengelola perubahan mood secara signifikan.

Dan Berikut adalah tanda-tanda perubahan emosi/mental yang mungkin tejadi pada perempuan yang mengalami menopause:
1. Perubahan Mood (Mood Swings)
Perubahan mood banyak terjadi pada perempuan yang akan mengalami menopause.
Suatu saat mungkin seseorang merasa senang, namun menit berikutnya dia bisa saja tiba-tiba merasa dalam keputusasaan.
Depresi, mudah marah, cemas, dan kurangnya kesabaran merupakan kondisi emosi yang umum terjadi pada perempuan menopause.
2. Hilangnya Kesenangan
Beberapa perempuan mulai kehilangan kesenangan ketika melakukan kegiatan favoritnya atau bisa jadi merasa lebih frustrasi di tempat kerja. Seringkali hal ini memulai siklus kemarahan dan depresi.
Stres juga dapat memicu kecemasan dan mudah marah. Hal-hal kecil bisa saja memicu kemarahan sehingga menambah penderitaan.
3. Munculnya Kecemasan atau Rasa Panik
Kecemasan atau serangan panik ringan dapat terjadi pada perempuan menopause. Khawatir, ketegangan yang konstan, detak jantung yang cepat, dan ketakutan yang tidak beralasan merupakan beberapa tanda-tanda dari kecemasan.

Gejala
Gejala-gejala yang normal dialami pada masa menopause dan cara menanganinya adalah :
• Hot flashes
Hot flashes umum terjadi pada wanita menopause, berlangsung selama 30 detik sampai beberapa menit, dan kadang diikuti dengan berkeringat terutama malam hari. Lingkungan panas, makan makanan atau minuman panas atau makanan pedas, alkohol, kafein, dan stress dapat menyebabkan terjadinya hot flashes. Modifikasi gaya hidup, olahraga teratur, dan meredakan kecemasan dapat menurunkan gejala ini. Hubungi dokter bila memerlukan obat-obat antidepresi atau terapi hormonal.
• Kekeringan pada vagina
Gejala pada vagina dikarenakan vagina yang menjadi lebih tipis, lebih kering, dan kurang elastik berkaitan dengan turunnya kadar hormon estrogen. Gejalanya adalah kering dan gatal pada vagina atau iritasi dan atau nyeri saat bersenggama. Dapat menggunakan pelumas vagina yang dijual bebas atau krim pengganti estrogen yang digunakan dengan mengusapkannya pada vagina. Apabila terjadi perdarahan setelah menggunakan krim estrogen segera pergi ke dokter
• Gangguan tidur
Lakukan latihan fisik sekitar 30 menit per hari tapi hindari berolahraga dekat dengan waktu tidur. Hindari alkohol, kafein, makan dalam jumlah besar, dan bekerja tepat sebelum waktu tidur. Usahakan suhu kamar tidur tidak terlalu panas. Hindari tidur siang dan coba untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya. Dapat dilakukan latihan relaksasi seperti meditasi sebelum tidur
• Gangguan daya ingat
Tidur dalam jumlah yang cukup dan usahakan tetap aktif selalu
• Perubahan mood
Tidur dalam jumlah yang cukup dan usahakan aktif selalu
• Penurunan keinginan berhubungan seksual
Pada beberapa kasus penyebabnya adalah faktor emosi. Selain itu, penurunan kadar estrogen menyebabkan kekeringan pada vagina sehingga berhubungan seksual menjadi tidak nyaman dan sakit. Konsumsi hormon androgen dapat meningkatkan gairah seksual dan pemakaian pelumas dapat mengurangi nyeri. Beberapa wanita mengalami perubahan gairah seksual akibat rasa rendah diri karena perubahan pada tubuhnya. Grup konseling dapat membantu
• Gangguan berkemih
Kadar estrogen yang rendah menyebabkan penipisan jaringan kandung kemih dan saluran kemih yang berakibat penurunan kontrol dari kandung kemih atau mudahnya terjadinya kebocoran air seni (apabila batuk, bersin, atau tertawa) akibat lemahnya otot di sekitar kandung kemih. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.
Hal tersebut diatasi dengan latihan panggul (pelvic floor exercise) atau Kegel. Kontraksikan otot panggul seperti ketika sedang mengencangkan atau menutup vagina atau membuka anus (dubur). Tahan kontraksi dalam 3 hitungan kemudian relaksasikan. Tunggu beberapa detik dan ulangi lagi. Lakukan latihan ini beberapa kali dalam sehari (dengan total 50 kali per hari) maka dapat memperbaiki kontrol kandung kemih
• Perubahan fisik lainnya
Distribusi lemak tubuh setelah menopause menjadi berubah, lemak tubuh pada umumnya terdeposit pada bagian pinggang dan perut. Selain itu terjadi perubahan di tekstur kulit yaitu keriput dan jerawat. Sejak meopause, badan wanita menghasilkan sedikit hormon pria testosteron yang mengakibatkan beberapa wanita dapat mengalami pertumbuhan rambut pada bagian dagu, bagian bawah dari hidung, dada, atau perut.
Stadium Menopause
• Menopause prematur (menopause dini)
Kegagalan ovarium prematur adalah menopause yang terjadi sebelum usia 40 tahun. Penyebabnya tidak diketahui namun mungkin berkaitan dengan penyakit autoimun atau faktor keturunan. Selain itu, menopause dini dapat terjadi karena obat-obatan atau operasi. Operasi pengangkatan indung telur (oophorectomy) akan mengakibatkan menopause dini. Apabila dilakukan operasi pengangkatan rahim (histerektomi) tanpa pengangkatan indung telur maka gejala menopause dini tidak akan terjadi karena indung telur masih mampu menghasilkan hormon. Selain itu, terapi radiasi maupun kemoterapi dapat menyebabkan menopause bila diberikan pada wanita yang masih berovulasi (mengeluarkan sel telur).
Wanita yang mengalami menopause dini memiliki gejala yang sama dengan menopause pada umumnya seperti hot flashes (perasaan hangat di seluruh tubuh yang terutama terasa pada dada dan kepala), gangguan emosi, kekeringan pada vagina, dan menurunnya keinginan berhubungan seksual. Wanita yang mengalami menopause dini memiliki kejadian keropos tulang lebih besar dari mereka yang mengalami menopause lebih lama. Kejadian ini meningkatkan angka kejadian osteoporosis dan patah tulang
• Perimenopause
Perimenopause adalah masa dimana kondisi tubuh menyesuaikan diri dengan masa menopause yang berkisar antara 2 – 8 tahun. Ditambah dengan 1 tahun setelah periode terakhir menstruasi. Tidak ada cara untuk mengukur berapa lama perimenopause ini akan terjadi. Stadium ini merupakan bagian dari kehidupan seorang wanita yang menandakan akhir dari masa reproduksi. Penurunan fungsi indung telur selama masa perimenopause berkaitan dengan penurunan hormon estradiol dan produksi hormon androgen. Apabila seorang wanita masih mengalami periode menstruasi pada masa perimenopause, meskipun tidak teratur, dia dapat tetap hamil.
Gejala-gejala perimenopause diantaranya adalah :
• Perubahan di dalam periode menstruasi (memendek atau memanjang, lebih banyak atau lebih sedikit atau tidak mendapat menstruasi sama sekali)
• Hot flashes
• Keringat malam
• Kekeringan pada vagina
• Gangguan tidur
• Perubahan mood (depresi, mudah tersinggung)
• Nyeri ketika bersanggama
• Infeksi saluran kemih
• Inkontinensia urin (tidak mampu menahan keluarnya air seni)
• Tidak berminat pada hubungan seksual
• Peningkatan lemak tubuh di sekitar pinggang
• Bermasalah dengan konsentrasi dan daya ingat
Kontrasepsi oral (pil) sering digunakan untuk pengobatan pada tahapan perimenopause meskipun wanita tersebut tidak memerlukannya untuk tujuan kontrasepsi. Dosis rendah pil kontrasepsi mengurangi gejala hot flashes, kekeringan pada vagina, dan sindroma premenstruasi.
• Postmenopause
Postmenopause adalah masa dimana seorang wanita sudah mencapai menopause. Pada tahapan ini seorang wanita akan rentan terhadap osteoporosis dan penyakit jantung
Gangguan Kesehatan
• Osteoporosis
Hormon estrogen yang dihasilkan oleh indung telur membantu mengontrol regenerasi (pertumbuhan dan perbaikan) tulang. Pada masa menopause, hormon estrogen menurun produksinya sehingga menyebabkab tulang menjadi mudah keropos. Tulang menjadi lemah dan mudah patah. Kondisi ini disebut osteoporosis.
Tatalaksana dari osteoporosis adalah pencegahan terjadinya patah tulang dengan cara memperlambat hilangnya sel-sel tulang dan meningkatkan densitas serta kekuatan tulang. Diantaranya adalah perubahan gaya hidup termasuk berhenti merokok, minum minuman alkohol, berolahraga teratur, dan mengkonsumsi makanan bernutrisi seimbang dengan kalsium dan vitamin D yang adekuat. Obat-obatan yang dapat menghentikan kehilangan sel-sel tulang dan meningkatkan kekuatan tulang dapat didiskusikan dengan dokter anda.
• Penyakit Jantung.
Perubahan kadar estrogen dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan berat badan yang mengakibatkan peningkatan risiko untuk penyakit jantung dan pembuluh darah.
Terapi
Menopause sendiri adalah bagian yang normal dari perjalanan hidup seorang wanita dan bukan merupakan penyakit yang perlu diterapi. Bagaimanapun juga, terapi dimungkinkan apabila gejala dari menopause mengganggu atau bertambah parah.
Modifikasi Gaya Hidup
Modifikasi gaya hidup dapat mengurangi ketidaknyamanan yang dialami akibat gejala yang terjadi dan membuat tubuh terasa lebih sehat. Modifikasi gaya hidup yang disarankan adalah :
• Nutrisi yang cukup à peningkatan risiko osteoporosis dan penyakit jantung meningkat pada saat menopause, karena itu diet yang sehat dengan mengkonsumsi makanan rendah lemak dan kaya serat seperti buah-buahan, sayuran, dan roti gandum sangat dianjurkan. Tambahkan makanan yang kaya akan kandungan kalsium atau tambahkan suplemen kalsium. Hindari alcohol dan kafein yang dapat memicu terjadinya hot flashes. Bila merokok, usahakan untuk berhenti
• Olahraga teratur à aktivitas fisik yang teratur membantu untuk menurunkan berat badan, memperbaiki kualitas tidur, menguatkan tulang, dan meningkatkan mood. Jalan cepat, aerobic low impact, dan menari adalah contoh olahraga yang dapat menguatkan tulang. Cobalah berolahraga dengan intensitas sedang sekitar 30 menit per hari
• Mengurangi stress à berlatihlah secara teratur cara untuk mengurangi stress. Meditasi atau yoga dapat membantu untuk relaksasi dan menyesuaikan diri dengan gejala yang dialami pada periode peralihan
• Hormonal
Selama fase perimenopause, beberapa dokter menyarankan untuk menggunakan pil kontrasepsi untuk mengurangi gejala yang terjadi. Ketika masuk ke dalam fase menopause, apabila gejala-gejala tersebut semakin mengganggu maka dapat disarankan untuk terapi hormonal menggunakan hormon estrogen dan progesterone bila masih memiliki rahim atau hormone estrogen bila sudah tidak memiliki rahim. Terapi hormonal ini dapat mengurangi gejala yang terjadi di masa menopause dan mencegah keroposnya tulang.
Terapi hormonal tersedia dalam berbagai macam bentuk, diantaranya adalah tablet atau patch yang ditempelkan ke kulit, Hormon Replacement Therapy (HRT), dan terapi hormonal lokal (vagina). Terapi hormonal dapat mengandung estrogen saja, progesterone saja, testosterone saja, atau kombinasi estrogen-progesteron. Terapi hormonal efektif untuk mengurangi gejala hot flashes dan kekeringan pada vagina. Bagaimanapun juga, terapi hormonal tidak dapat memperbaiki mood maupun gangguan tidur dalam waktu singkat apabila sumber masalahnya tidak diatasi terlebih dahulu. Terapi hormonal dilakukan dalam waktu 6 bulan sampai 1 tahun untuk mengurangi hot flashes.
Terapi hormonal diketahui dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Risiko tersebut meningkat dengan semakin lama pemakaian Hormon Replacement Therapy (HRT) dan dapat dideteksi dalam 1 – 2 tahun pemakaian terapi hormonal. Risiko tersebut menurun ketika terapi hormonal dihentikan dan membutuhkan waktu sekitar 5 tahun untuk penurunan risiko kembali seperti semula. Terapi hormonal kombinasi juga dikatakan dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Terapi hormonal dengan menggunakan estrogen saja berkaitan dengan peningkatan risiko kanker endometrium.
Wanita yang tidak disarankan untuk terapi hormonal adalah wanita yang:
• Memiliki masalah dengan perdarahan vagina
• Memiliki kanker (payudara atau rahim)
• Riwayat stroke atau serangan jantung
• Riwayat penggumpalan darah
• Memiliki sakit liver (sakit hati)
Efek samping dari terapi hormonal adalah :
• Perdarahan vagina
• Rasa penuh di perut
• Nyeri , keras, dan pembesaran pada payudara
• Sakit kepala
• Perubahan mood
• Mual

Sumber: http://osteoporosis.klikdokter.com
http://oketips.com
http://google.com

Monday, June 20, 2011

Mencegah Anak Kecanduan TV & Game

Sekarang ini TV sudah menjadi bagian dari kehidupan seorang anak. Menonton TV mendapatkan porsi besar dalam jadwal keseharian anak. Sebagai gambaran, survei mengenai kehidupan anak yang berjudul Kid’s World- The Future Market pada tahun 2001 di enam kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makasar, menunjukkan bahwa sejak bayi anak-anak sudah mengenal TV. Begitu usia mereka menginjak satu tahun, sejumlah 92 % dari mereka telah terbiasa menonton TV. Pada saat usia 4 sampai 14 tahun, 100% telah menjadi penikmat TV yang setia. Sebuah penelitian lain menunjukkan bahwa anak menghabiskan rata-rata 30-35 jam seminggu untuk menonton TV.
Masalah anak terlalu sering menonton TV merupakan masalah klasik orangtua. Banyak orangtua mengeluh bahwa anak-anak mereka kecanduan TV. Jika masih cuma kecanduan, itu belum seberapa. Sebagian anak bahkan sampai meniru-niru adegan TV yang penuh kekerasan dan berbahaya. Ada anak yang melompat dari ketinggian untuk belajar terbang, ada yang suka memaki, bahkan ada yang sampai memukuli anak yang lain. Alasannya, “Meniru yang di TV”
Penelitian membuktikan bahwa menonton televisi memiliki dampak negatif bagi anak-anak, meskipun tentu saja ada dampak positifnya. Salah satu dampak negatifnya adalah meningkatkan agresivitas anak. Anak-anak yang menonton TV memiliki tingkat agresivitas lebih tinggi. Ini tentu tidak lepas dari banyaknya tayangan kekerasan dan agresivitas di TV. Berikut beberapa akibat negatif dari kegiatan menonton TV lainnya:
• Akibat dalam jangka lama dan terus menerus hanya dipengaruhi dua stimulus saja, yakni suara dan gambar, maka kemampuan anak berkonsentrasi sangat pendek. Anak-anak hanya sanggup berkonsentrasi antara 2 sampai 7 menit. Mereka jadi kesulitan dalam belajar yang ujung-ujungnya menimbulkan kemalasan belajar.
• Akibat terus menerus di depan TV maka aktivitas fisik anak berkurang. Mereka menjadi kurang terampil. Lebih buruk lagi, mereka menjadi kekurangan waktu untuk bermain, bersosialisasi dan berkomunikasi dengan teman-temannya. Akibatnya keterampilan emosi dan sosial anak tidak berkembang.
• Seorang anak beranjak remaja yang menonton TV kira-kira sebanyak 15.000 jam, diperkirakan telah menyaksikan setidaknya 18.000 adegan pembunuhan dan 24.000 adegan kekerasan lainnya. Akibatnya, agresivitas dan kekerasan anak meningkat drastis. Anak-anak jaman sekarang menjadi lebih agresif dan lebih mungkin melakukan tindak kekerasan.
Saat ini, gim komputer menjadi sumber kecanduan anak yang lain. Anak betah berjam-jam, bahkan seharian di depan layar monitor untuk bermain gim. Ini tentu buruk buat anak. Bukan saja akan merusak kesehatan mereka, tapi lebih penting mereka jadi kehilangan kesempatan untuk bergaul dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Padahal berteman dan bermain bersama teman membekali anak keterampilan hidup bermasyarakat. Kebanyakan bermain gim juga membatasi ragam jenis permainan anak sehingga keterampilan anak tidak sepenuhnya berkembang.
Apa yang bisa dilakukan?
• Jika Anda sendiri gemar menonton TV, maka anak pun sudah sewajarnya meniru Anda. Usahakan sedikit mungkin menonton TV ketika anak Anda masih terjaga. Dan jangan menonton TV ketika anak Anda belajar.
• Ketat dengan jam tidur.
• Jangan jadikan TV sebagai alat penenang anak Anda. Biasanya orangtua menjadikan TV sebagai alat untuk membuat tenang anak, “Sudah duduk diam. Nonton TV saja”
• Temani anak Anda ketika dia diberi kesempatan menonton TV.
• Batasi waktu anak Anda bermain game. Sebaiknya putuskan bersama anak berapa lama waktu yang diperbolehkan, tapi sebaiknya maksimal 2 jam sehari. Tidak ada toleransi perpanjangan waktu untuk itu.

sumber: web psychology

Saturday, May 21, 2011

color in the sense psychology

maybe we are not familiar with the word color, the color we know is the primary color. everyone has a favorite color, the color was also able to explain one's personality. in the psychology of color has a meaning of each.
as well as black. The black color interpret as power, sexuality, elegance, luxury, death, fear and insecurity portion.



often times the women wore black for the formal event, some women said that wearing black makes them more elegant and more slender when viewed. The black color seems to never be separated from the clothing worn by women to the party.

several other colors that have meaning such as red color, this color symbolizes strength kemahuan or ideals. Status: Aggressive, Active, Eccentric. Effect: strong-willed, passionate, domination, male.

The color green symbolizes the existence of a desire, grit and hardness of heart. Having a strong personality and power. This color has the properties: increase the pride, the feeling is more superior than others. People who like this color are generally happy praise, pleased to advise others. Psychological Response: Natural, Healthy, Lucky, Renewal.

The color blue symbolizes tranquility is perfect. Having the impression of calm on blood pressure, pulse, and breathing. While all decreased, the body's defense mechanism construct the organism. Psychological response: Beliefs, Conservatives, Security, Technology, Hygiene, Regularity.

The color pink symbolizes the romantic, feminine. These colors have the nature of demand in the submission, adorable and playful. Favored by many women of color implies something soft and soothing, but less vibrant and create energy to weaken.

optimistic impressive yellow color, and includes a color class that is easy to attract attention. This color can be used to increase metabolism. This color has the properties: Grace and relaxed, happy to delay the problem. Changeable but full of hope, have sky-high ideals and spirit is also high.

The color red symbolizes the state of psychology that subtracting energy, encouraging more rapid pulse rate, raise blood pressure and speed respiration. This color has the effect produktiviti, struggle, competition and infatuation. Representing strength, kemahuan or ideals. This color also symbolizes the aggressive, active, hard kemahuan, full ghairah and domination.

The color purple is a mixture of red and blue symbolizing the nature of the incursions Hardware symbolized by the color blue. The combination of intimacy and erotic or lead to deep understanding and sensitive. Its a little less rigorous but always full harapan.Respon Psychology: Spiritual, Mystery, nobility, Transformation, rudeness, arrogance.

Saturday, April 2, 2011

melindungi anak dari kekerasan seksual

Melindungi Anak dari Kekerasan Seksual

sexualabuse on childrenKekerasan seksual adalah salah satu bahaya yang paling memilukan jika menimpa anak. Anda atau siapa pun orangnya dikatakan melakukan kekerasan seksual terhadap anak jika mengizinkan atau memaksa anak untuk ikut terlibat dalam aktivitas seksual. Kekerasan seksual bisa terjadi secara fisik maupun nonfisik. Secara fisik ragam kekerasan seksual di antaranya memegang-megang alat kelamin anak, masturbasi, kontak mulut dengan kelamin, memasukkan jari ke bagian tubuh anak (vagina, anal, ataupun mulut), sampai pada penetrasi vagina atau anal. Adapun kekerasan seksual nonfisik mencakup melibatkan anak dalam pornografi, memaksa atau mengizinkan anak menonton film-film yang berbau porno, memaksa anak telanjang untuk memuaskan hasrat seksual (voyeurisme), dan lain-lainnya.

Pelaku kekerasan seksual bisa orang asing tak dikenal. Mereka khusus menculik anak untuk tujuan eksploitasi seksual. Diketahui ada banyak orang yang menderita pedofilia, yakni hanya tertarik secara seksual pada anak-anak, mereka tidak atau sulit sekali terangsang secara seksual pada orang dewasa. Para penderita pedofilia adalah pelaku utama penculikan anak untuk tujuan eksploitasi seksual. Dalam dunia pelacuran, mereka adalah konsumen utama pelacur anak.

Akan tetapi harap Anda tahu, sebagian besar pelaku kekerasan seksual pada anak justru orang-orang terdekat anak. Disinyalir sekurang-kurangnya 70% pelaku adalah pihak keluarga. Anda tentu pernah mendengar ada ayah, kakek atau paman yang melakukan kekerasan seksual terhadap anak, cucu, dan keponakannya sendiri.

Kekerasan seksual yang dialami anak bisa berdampak sangat buruk bagi perkembangannya. Ada yang dampaknya sangat berat sehingga tidak hilang seumur hidup. Secara umum, masalah yang biasanya timbul adalah depresi, kecemasan, ketakutan, minggat dari rumah, sampai mengalami disfungsi seksual (di antaranya frigid atau tidak tertarik dan tidak bisa menikmati seks, serta impotensi). Anak-anak mengembangkan rasa takut dan cemas berlebihan terhadap lawan jenisnya, serta tidak mampu untuk terlibat dalam aktivitas seksual di kemudian hari.

Anda sebaiknya waspada terhadap kemungkinan terjadinya kekerasan seksual ini. Karena faktanya sangat banyak anak yang tertimpa. Apalagi kekerasan seksual bukan jenis kekerasan yang mudah terlihat. Bisa saja anak Anda mengalami kekerasan seksual namun dia tidak mau menceritakannya karena diancam untuk tidak menceritakannya atau karena komunikasi Anda dan anak buruk. Alangkah baiknya jika Anda jeli dengan kemungkinan-kemungkinan itu. Bagaimanapun jika memang kekerasan seksual sudah menimpa anak Anda, lebih cepat menanganinya akan lebih baik.

Berikut adalah beberapa indikasi yang menunjukkan kemungkinan telah terjadinya kekerasan seksual pada anak.

* Perubahan perilaku, misalnya lebih mudah menangis, menjadi mudah takut, gampang melamun, perubahan mood yang tiba-tiba (gembira tiba-tiba sedih, dan sebaliknya).
* Mengalami regresi atau kembali berperilaku seperti saat usia lebih muda, misalnya kembali menghisap jari dan mengompol.
* Tidak mau ikut terlibat dalam aktivitas bersama orang lain, sampai mengalami masalah di sekolah. Bahkan kadang tidak mau bersekolah sama sekali
* Melekat terus kepada Anda, tanpa mau berpisah.
* Tiba-tiba bertindak agresif
* Berusaha bertindak melukai diri sendiri
* Terlihat tertekan dan murung tanpa sebab yang jelas.
* Mengalami gangguan makan
* Mengalami gangguan tidur dan sering bermimpi buruk, juga takut pergi ke tempat tidur.
* Menunjukkan tidak ada minat sama sekali terhadap hal-hal yang berbau seksual.
* Takut tempat-tempat tertentu, orang-orang tertentu (khususnya bila sendirian bersama orang dimaksud), atau kegiatan-kegiatan tertentu. Waspadalah jika anak Anda berusaha menghindari orang-orang tertentu.
* Sakit, gatal, berdarah dan memar di daerah-daerah vital.

Apabila anak Anda menunjukkan sebagian dari beberapa indikasi di atas, maka Anda harus memikirkan kemungkinan bahwa anak Anda telah mengalami kekerasan seksual. Akan tetapi tidak mutlak. Boleh jadi hal-hal tersebut terjadi karena penyebab yang lain.

Apa yang bisa dilakukan?

* Ajarkan pendidikan seks sedini mungkin pada anak-anak. Jika Anda merasa tak nyaman melakukannya, mintalah bantuan guru, psikolog, atau dokter. Ajarkan anak Anda agar tidak mengizinkan seorang pun untuk menyentuh daerah pribadi mereka. Ajarkan juga untuk mengatakan “tidak” pada orang yang ingin memeluk atau menyentuhnya dengan cara apapun apabila mereka tidak nyaman. Pastikan anak menyadari bahwa tubuh mereka adalah milik mereka sendiri.

* Jangan memerintahkan anak Anda untuk mencium dan memeluk orang lain, meskipun itu saudaranya sendiri. Biarkan anak Anda mengekspresikan dirinya menurut cara yang paling nyaman baginya.

* Jalinlah komunikasi yang berkualitas dengan anak Anda. Hanya dengan komunikasi yang bagus, Anda dapat mengetahui hal-hal apa saja yang menimpa anak Anda. Biarkan anak Anda tahu bahwa dia bisa menceritakan segala hal pada Anda.

* Waspadalah dengan orang dewasa yang memiliki ketertarikan berlebih terhadap anak Anda. Jangan biarkan mereka mengajak pergi anak Anda atau menghabiskan waktu bersamanya. Mungkin saja mereka penderita pedofila. Secara umum penderita pedofilia memiliki ciri-ciri: 1) Tertarik dengan pekerjaan yang dekat dengan dunia anak-anak, seperti kerja di taman bermain, kerja di sekolah atau kerja di pusat-pusat permainan. 2). Sering memberikan perhatian khusus pada anak, misalnya dengan memberikan hadiah-hadiah, mentraktir atau lainnya. 3). Sering mengatakan kepada anak bahwa hubungan mereka rahasia. 4). Membuat anak merasa spesial dan terpilih. Hal ini sangat mudah dialami oleh anak yang tidak mendapatkan cukup perhatian dan kasih di rumah.

Jika memang anak Anda positif mengalami kekerasan seksual, segeralah berkonsultasi dengan psikolog dan dokter untuk menentukan langkah-langkah terbaik


sumber: http://psikologi-online.com/melindungi-anak-dari-kekerasan-seksual